Gol Welbeck di Detik Akhir Injury Time Tundukkan Leicester

Gol Welbeck di Detik Akhir Injury Time Tundukkan Leicester

Gol Welbeck di Detik Akhir Injury Time Tundukkan Leicester

Gol Welbeck di Detik Akhir Injury Time Tundukkan Leicester

London – Arsenal menjamu Leicester di Emirates Stadium, Minggu (14/2/2016) malam. Arsenal yang sempat tertinggal saat menjamu Leicester tersebut, berhasil menang 2-1 atas gol Danny Welbeck di detik akhir injury time pertandingan. Dengan kemenangan tersebut, Arsenal batal tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen Leicester City.

Arsenal dapat memastikan kemenangan saat pertandingan memasuki detik-detik terakhir injury time. Gol Danny Welbeck pada menit ke-94 yang menjadi penentu hasil akhir laga yang dihelat di Emirates Stadium pada Minggu (14/2/2016) malam WIB.

Arsenal selaku tuan rumah, berhasil mendominasi jalannya pertandingan tersebut. Namun, Arsenal justru tertinggal 0-1 lewat tendangan titik putih Jamie Vardy pada menit ke-45 babak pertama. Leicester memimpin 1-0 atas Arsenal.

Memasuki babak kedua, Leicester bermain dengan sepuluh pemain setelah Danny Simpson diganjar kartu merah, dan terpaksa meninggalkan lapangan pertandingan. Situasi tersebut berhasil dimanfaatkan Arsenal untuk memberikan serangan-serangannya ke kubu Leicester.

Usaha arsenal tersebut mampu membuahkan hasil yang positif. Arsenal berhasil menyamakan kedudukan 1-1 melalui pemain pengganti, Theo Walcott pada menit ke-70 babak kedua pertandingan. Ramsey dapat peluang bagus pda menit ke-74 dan ke-80, namun peluang tersebut sial baginya yang tak mengarah kesasaran.

Laga yang sangat dramatis terjadi saat laga sudah memasuki detik-detik akhir injury time. Ketika pertandingan terlihat akan berakhir dengan skor imbang, Arsenal berhasil memenangi pertandingan dengan mencetak gol keduanya. Berawal dari tendangan bebas Mesut Ozil yang kemudian berhasil diteruskan Welbeck lewat sundulannya. Arsenal unggul 2-1 atas Leicester hingga wasit membunyikan peluit panjang.

“Kami mecoba merusak permainan Leicester dan menciptakan peluang. Kami juga sempat kehilangan beberapa peluang tapi mampu untuk tetap sabar dan membalikkan keadaan saat pertandingan. Kami mempunyai banyak peluang dan semestinya bisa mencetak lebih banyak gol,” tutur Petr Cech seperti yang dilansir Sport News.

“Kalau kami sampai tertinggal lima atau delapan poin, wah jarak itu amat besar. Kami sudah memperpendek jarak dari delapan menjadi dua. Bukankah itu sebuah kemajuan dan permainan bagus yang signifikan,” tutup Petr Cech.