Leicester Dituntut Wajib Menang Jika Masih Ingin Juara

Leicester Dituntut Wajib Menang Jika Masih Ingin Juara

Leicester Dituntut Wajib Menang Jika Masih Ingin Juara

Leicester Dituntut Wajib Menang Jika Masih Ingin Juara

Leicester – Peforma “Si Rubah” julukan Leicester City belakangan ini agak menurun dari peforma awal musim lalu. Oleh karena itu, semua para pemain The Foxes diminta untuk kembali fokus 100 persen dan wajib menang jika masih menginginkan untuk meraih titel juara Premier League musim ini. Pelatih Claudio Ranieri tengah menuntut anak asuhnya untuk bermain seperti peforma di awal musim lalu, jika tak ingin impian untuk meraih gelar juara Premier Leagua musnah.

Saat ini Leicester memang masih merupakan pemuncak klasemen Premier League dengan torehan 57 poin dari 28 pertandingan yang sudah dilakoni. Akan tetapi, Leicester hanya unggul tiga poin saja dari saingan terberatnya Tottenham Hotspur yang berada di posisi kedua dengan torehan 54 poin. Selisih enam poin dari Arsenal yang berada di posisi ketiga dan 10 poin dari Manchester City yang berada di posisi ketiga.

Dalam tiga pertandingan terakhir yang sudah dilakoni, peforma Leicester memang menurun dari sebelumnya. Buktinya, Leicester hanya mampu menang sekali, sekali kalah, dan sekali imbang. Terakhir Leicester diredam West Bromwich Albion dengan hasil imbang 2-2 meski sempat unggul duluan. Leicester nyaris saja kehilangan posisi puncaknya andaikan Tottenham Hotspur menang atas West Ham United dinihari WIB. Dengan sisa 10 pekan, maka Leicester dituntut untuk bisa fokus sepenuhnya dan wajib menang dan tak lagi kehilangan angka jika masih ingin jadi juara.

“Sisa 10 laga itu masih panjang dan kami harus memastikan bisa finish di puncak dengan trofi di tangan dibanding hanya bilang, ‘Kami tampil bagus di 3/4 musim dan lalu membuangnya begitu saja belakangan ini’,” ucap gelandang Leicester, Andy King, seperti dikutip Sport News.

“Kami belum meraih apapun musim ini, tapi kami menikmati perjalanan ini,” sambungnya.

“Kami harus memperlihatkan bahwa musim ini kami bisa menyamai tim terbaik dan mengalahkan yang terbaik. Saya pikir kami sudah mendapat respek yang pantas didapat dari orang-orang dan kami tenang menghadapinya.” terangnya lebih lanjut.

“Kami percaya pada diri kami. Peforma bagus kami masih sama, saya tak melihat gelar juara. Saya hanya melihat ke tim saya. Kami mesti memiliki keyakinan sampai akhir, setiap pertandingan itu bagus buat kami guna mengerti apa yang bisa kami lakukan dalam hidup” imbuhnya.

“Kami tahu bahwa kami adalah lawan tangguh untuk siapapun. Saya bicara untuk semuanya ketika saya bilang kami bermain dengan penuh percaya diri. Kami begitu antusiasi ketika tahu posisi kami saat ini. Orang-orang bilang Liga Champions itu brilian, tpai dengan 10 laga tersisa, masih banyak poin yang bisa kami menangi untuk memastikan di mana posisi kami akhir musim nanti,” tutupnya.