Motivasi Barcelona ingin menjadi Juara Liga Champions yang ke-6 lagi

Motivasi Barcelona ingin menjadi Juara Liga Champions yang ke-6 lagi

Motivasi Barcelona ingin menjadi Juara Liga Champions yang ke-6 lagi

Motivasi Barcelona ingin menjadi Juara Liga Champions yang ke-6 lagi

Barcelona – Belum satupun klub sepakbola dunia yang mampu mempertahankan gelar juara Liga Champions di sepakbola dunia saat ini. Barca salah satu klub yang ingin bermotivasi mempertahankan gelar juara Liga champions musim ini. Mampukah Barcelona mencapai impian tersebut?

Sejak tahun 1992 berganti menjadi Liga Champions, belum pernah ada tim yang menjadi juara beruntun pada 2 musim. Oleh karenanya, jika Barca kembali menjadi juara pada musim ini, Barcelona adalah kesebelasan pemecah rekor dunia yang mampu menjadi juara beruntun di Liga Champions.

Arda Turan menyatakan keinginannya untuk mempertahankan gelar tersebut. Karena nya semua yang bergabung di Barca termotivasi olehnya. Perbincangan ingin menjadi Juara Liga Champions yang ke-6 tersebut sering dibahas atau diperbincangkan di ruang ganti tim.

Tepatnya tahun lalu, merupakan kesuksesan Barcelona yang mampu mengangkat Trofi Liga Champions 2015 setelah membekuk Juventus dengan skor 3-1. Kemenangan tersebutlah yang membuat Barcelona menyempurnakan gelar Treble mereka di dunia sepakbola dunia.

Saat ini, Barcelona telah mengantongi 5 kali juara di Liga Champions. Diantaranya Liga Champions 1992, 2006, 2009, 2011, dan 2015 lalu.

Pemain depan Barca, Arda Turan mengaku belum pernah merasakan sukses bermain di Final Liga Champions. Seperti pada tahun 2014 lalu, ketika dirinya masih bergabung di Atletico Madrid yang lolos kebabak final, Turan tidak bisa bergabung bersama tim karena cidera yang dialaminya saat itu.

“Saya menyesal dan menangis ketika kami kalah di final Liga Champions 2014 melawan Real Madrid. Saya tidak pernah ikut serta bersama tim sepakbola yang saya bela dari pertandingan Liga Champions. Dibenak saya, seandainya saya ikut serta pada laga Final tersebut, kemungkinan kami yang berhasil mengangkat Trofi Liga Champions 2014 tersebut,” ujar Turan.

“Saya selalu merasakan bahwa saya adalah pemain penting buat tim, saat tim saya berlaga di ajang sepakbola manapun. Akan tetapi mimpi itu tidak terwujud karena sebuah tim tidak dibentuk dari satu pemain saja. Bisa jadi, hasilnya lebih buruk juga kalau saya main,” tutupnya sembari tertawa.