Motivasi Munchen ingin Ukir 4 Titel Juara Bundesliga Beruntun

Motivasi Munchen ingin Ukir 4 Titel Juara Bundesliga Beruntun

Motivasi Munchen ingin Ukir 4 Titel Juara Bundesliga Beruntun

Motivasi Munchen ingin Ukir 4 Titel Juara Bundesliga Beruntun

Munich РBayern Munchen sama sekali tidak terganggu dengan rumor yang menyatakan bahwa musim depan tidak melatih tim Bayern Munchen lagi. Saat ini Lewandowski dkk fokus untuk mengukir 4 titel juara Bundesliga beruntun sebelum sang pelatih Pep Guardiola beranjak pergi. Untuk itu Bayern Munchen bermotivasi ingin Ukir 4 Titel Juara Bundesliga Beruntun.

Lewandowski menyatakan senang dilatih oleh Guardiola, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa Guardiola akan hengkang dari klub yang di belanya tersebut. Lewandowski menyatakan untuk kepergian sang pelatih, ingin memberikan hadiah yakni 4 kali titel juara Bundesliga.

Bayern Munchen adalah klub yang meraih juara pada 3 musim terakhir pada Bundesliga. Saat ini, Munchen juga berhasil menempati papan puncak klasemen sementara dengan torehan 52 poin. Dipekan depan, Munchen yakin akan menang saat bertandang ke markas Bayer Leverkusen.

Selain itu juga ada rumor di media mengenai munculnya ketidakpuasan di skuat Guardiola dan tudingan Arturo Vidal mabuk sebelum berlatih dan suka keluyuran malam saat Munchen berada di Qatar pada jeda musim dingin lalu. “Itu semua bohong. Tidak berdasar pada kenyataan dan kami jelas akan mengambil tindakan hukum,” tegas Lewandowski.

Pep Guardiola mulai melatih saat diboyong Munchen pada tahun 2013 lalu dalam usaha untuk melanjutkan dominasi dalam menggelar treble kemenangan. Guardiola berhasil membawa Munchen menjadi juara Bundesliga pada 2 musim lalu, tetapi tidak di Liga Champions 2015. Di musim terakhir ini, ada tuntutan dari para pendukung Bayern Munchen kepada Pep Guardiola, untuk berhasil membawa Munchen juara di Eropa nanti.

“Saya minta Pep Guardiola sangat dan lebih dihormati karena ia sudah banyak berjasa buat tim ini. Ini semua, alih-alih memecah-belah kami, bakal membuat kami lebih kompak sebagai sebuah tim,” ujar Lewandowski.

“Pelatih kami saat ini dijadikan kambing hitam atas segala apa yang terjadi dan saya tidak bisa menerima hal itu menimpa-nya,” tutupnya.