MU berencana datangkan Cavani setelah lepas Falcao

MU berencana datangkan Cavani setelah lepas Falcao

MU berencana datangkan Cavani setelah lepas Falcao

Pada artikel sebelumnya sudah membuat artikel tentang Wilshere dipastikan menepi selama tiga bulan , dan sekarang kami akan mencoba membuat artikel tentang MU berencana datangkan Cavani setelah lepas Falcao .

Manchester United sepertinya tidak akan mempermanenkan Radamel Falcao pada akhir musim nanti. Pasalnya harga yang dipatok senilai 43,5 juta poundsterling dinilai tidak sepadan seiring dengan cidera yang dialami striker timnas Kolombia tersebut.

Menurut laporan yang diterima the Express, pada Jumat kemarin, dari pada mempermanenkan Falcao, Manchester United lebih memilih untuk mengalihkan opsinya kepada salah satu bintang Paris Saint Germain, Edinson Cavani.

Meski harga yang dipatok tidaklah murah, setidaknya penampilan dari Cavani terlihat stabil, hingga saat ini Cavani telah berhasil mengemas 6 gol dari 12 penampilannya bersama Paris Saint Germain di laga Ligue 1 dari awal musim ini.

Sementara Falcao masih harus menepi karena mengalami cedera sejak pertengahan Oktober lalu. Falcao mendapat cedera pada bagian pahanya saat latihan tim, hal tersebut membuatnya ketinggalan dalam laga-laga penting seperti pada saat melawan Manchester City, Chelsea dan Arsenal. Eks pemain Atletico Madrid tersebut hingga saat ini baru berhasil menyumbangkan 1 gol ketika berhadapan dengan Everton.

Bukan kabar baru jika The Red Devils berminat dengan bakat yang dimiliki oleh Cavani, bahkan semenjak Sir Alex Ferguson masih melatih di Old Trafford. Louis van Gaal bahkan bersedia untuk mengeluarkan dana sebesar 50 juta poundsterling untuk mendapatkan tanda tangan dari pemain yang berusia 27 tahun tersebut dalam bursa tranfer musim panas pada tahun depan.

Selain Manchester United, kabarnya Arsenal dan Liverpool juga berminat terhadap pemain timnas Uruguay tersebut. Pasalnya Cavani terus dikabarkan akan hengkang dari Pard des Princes. Hal tersebut dikarenakan, Laurent Blanc yang bertindak selaku pelatih PSG lebih memilih untuk memainkan Cavani sebagai pemain sayap dari pada menempatkannya pada posisi alaminya, yaitu sebagai penyerang.